Pages

Senin, 17 Juni 2013

Membuat Koneksi Database Menggunakan PHP (Database MySQL)





Membuat Koneksi Database Menggunakan PHP (Database MySQL) - Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit tutorial tentang bagaimana cara membuat koneksi database menggunakan php, kita hanya perlu mengunakan perintah mysql_connect untuk menghubungkan ke server database yang ada dengan script php, kemudian kita tentukan/pilih database apa yang kita aktifkan (yang akan di gunakan) dengan menggunakan perintah mysql_select_db.

Dan berikut script kode untuk membuat koneksi database menggunakan php, silahkan bisa anda simak dengan baik script kode di bawah ini :
?
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
$koneksi = mysql_connect("localhost","root","");
if ($koneksi) {
mysql_select_db("akbar",$koneksi)
or die ("Database yang anda minta tidak ada!".mysql_error());
}
else {
echo "Gagal menghubungkan ke server!";
}
?>

Catatan :
Kode pada baris ke-3 merupakan variabel yang isinya adalah printah untuk menghubungkan ke server database MySQL, pada baris ke-5 sampai baris ke-8 merupakan percabangan untuk proses seleksi yang intinya jika terdapat koneksi (variable $koneksi dapat terhubung ke server database) maka proses yang terjadi selanjutnya adalah proses memilih database mana yang akan di gunakan (akbar di sini adalah nama database, ganti sesuai dengan nama database anda). Namun jika database yang kita pilih belum data/tidak ada, maka akan tampil pesan yang bertuliskan :
Database yang anda minta tidak ada!

Selanjutnya jika lepas dari percabangan tersebut (tidak memenuhi syarat penyeleksian kondisi yang yang telah di tentukan), maka akan tampil sebuah pesan yang bertuliskan :

Gagal menghubungkan ke server !

Maksud dari pesan tersebut adalah bahwa koneksi yang kita buat tidak dapat terhubung ke server MySQL mungkin karena kesalahan nama host (default : localhost), user (default : root), atau passwordnya (default : "" / kosong).

Pastinya mudah sekali untuk membuat koneksi database menggunakan php ini, yang kita perlukan hanyalah memahami syntax dasar dari perintah-perintah SQL dan php tersebut. Mungkin cukup sekian dulu,  Semoga bermanfaat bagi anda....

Macam-macam Query MySQL dan Fungsinya


MySQL adalah multiuser database yang menggunakan bahasa Structured Query Language (SQL). MySQL dalam operasi client-server melibatkan server daemon MySQL disisi server dam berbagai program library yang berjalan disisi client. Dan SQL adalah bahasa standart yang digunakan untuk mengakses database server.
Berikut adalah Sintaks query SQL dan fungsinya:
1. CREATE DATABASE nama_database;
Perintah CREATE DATABASE berfungsi untuk membuat database baru dalam query MySQL.
Contoh:
CREATE DATABASE toko_online;
Selain itu ada juga query CREATE TABLE nama_table (nama_field1 tipe_data1, nama_field2 tipe_data2 … ); , perintah ini berfungsi untuk membuat table dalam database yang telah dibuat sebelumnya.
Contoh:
CREATE TABLE buku (id_buku int(7), judul varchar(100), jenis varchar(30), penerbit varchar(30), penulisvarchar(30), harga (int) );

2. USE nama_database
Untuk membuat table-table di dalam sebuah database, terlebih dahulu kita buka dulu database tersebut dengan perintah USE nama_database.
Contoh:
USE toko_online
Perintah USE boleh tidak menggunakan akhiran titik koma(;).

3. INSERT INTO nama_table (field1, field2, field3, …) VALUES (field1, field2, field3, …);
Query ini berfungsi untuk memasukkan data pada suatu table yang telah dibuat.
Contoh:
INSERT INTO buku (judul, jenis, penerbit, penulis, harga) Values (‘Spiderman’, ‘Komik’, ‘Marvel Publishing’, ‘Peter Parker’, 15000);

4. SELECT (field1, field2, … ) FROM nama_table;
Query SELECT berfungsi untuk mengambil dan menampilkan data dalam kolom(field) pada suatu table.
Contoh:
SELECT judul, penulis, penerbit FROM buku;
Dan untuk melihat semua kolom(field) pada suatu table, digunakan perintah sebagai berikut:
SELECT * FROM nama_table;
Selain itu didalam query SELECT juga terdapat perintah untuk menyaring dan menampilkan data sesuai Kriteria tertentu, sintaksnya sebagai berikut:
SELECT (field1, field2, … ) FROM nama_table WHERE Kriteria; atau
SELECT (field1, field2, … ) FROM nama_table WHERE Kriteria LIKE ‘seperti ini’;
Contoh:
SELECT judul FROM buku WHERE jenis = ‘komik’;
Bisa juga dituliskan :
SELECT judul FROM buku WHERE jenis LIKE ‘komik’;
Dari contoh diatas query akan menampilkan semua data judul dari table buku yang mempunyai jenis komik.
Contoh2:
SELECT * FROM buku WHERE penulis LIKE ‘Peter%’;
Pada perintah diatas query akan menampilkan semua data penulis yang nama depanya Peter. Sedangkan apabila kita menulisnya seperti ini:
SELECT * FROM buku WHERE penulis = ‘Peter’;
Pasti hasilnya menampilkan peringatan ‘Empety set’. Itu karena apabila kita ingin menggunakan = (sama dengan), kata yang dicari harus 100% sama dengan field tidak boleh ada singkatan atau kekurangan. Maka dari itu perintah LIKE dibuat. Tapi perintah Like tidak bisa berdiri sendiri, harus dibarengi dengan tanda % (persen).

5. SELECT (field1, field2, …) FROM nama_table ORDER BY Kriteria;
Query ini berfungsi untuk mensortir data sesuai kebutuhan dengan bantuan klausa ORDER BY.
Contoh:
SELECT judul, jenis, FROM buku ORDER By jenis;
Pada perintah diatas query akan menampilkan semua data field berdasarkan jenisnya, di urutkan sesuai abjad.
Untuk mensortir dengan urutan terbalik, gunakan tambahan klausa DESC dibelakangnya. Sintaks penulisanya adalah sebagai berikut:
SELECT (field1, field2, …) FROM nama_table ORDER BY Kriteria DESC;
Contoh:
SELECT judul, jenis, FROM buku ORDER By jenis DESC;
Perintah diatas akan mengurutkan semua data buku berdasarkan jenisnya secara DESC atau dimulai dari abjad yang paling belakang.

6. DELETE nama_table WHERE Kriteria;
Sesuai format sintaksnya, perintah ini digunakan untuk menghapus data record sesuai kriteria yang di inginkan.
Contoh:
DELETE FROM buku WHERE penulis = ‘Peter Parker’;
Untuk menghapus seluruh record pada suatu table, gunakan perintah DELETE tanpa menetukan kriterianya. Namun perlu waspada dalam menggunakan perintah ini karena data yang telah terhapus tidak dapat dikembalikan lagi:
DELETE FROM nama_table;

7. UPDATE nama_table SET nama_field1=nilai_baru1, nama_field2=nilai_baru2, … WHERE Kriteria;
Perintah ini berfungsi untuk memodifikasi nilai kolom (field) dari suatu record.
Contoh:
UPDATE buku SET judul = ‘Pengobatan Alternatif’ WHERE penulis = ‘Peter Parker’;
Untuk memodifikasi nilai suatu kolom (field) secara keseluruhan, gunakan perintah UPDATE tanpa menentukan kriterianya.

Ekspresi dan Operator JavaScript


  • Operator Aritmatika
Digunakan untuk melakukan perhitungan aritmatika dan mengembalikan hasil berupa number. Berikut tabel operasi aritmatika JavaScript

Operasi
Keterangan
Contoh
+
Tambah
x+y
-
Kurang
x-y
*
Kali
x*y
/
Bagi
x/y
%
Modulo
x%y
=
Sama dengan
x=y
contoh:
10%3
maka nilai 10 dan 3 adalah literal-literal dari operan yang hasilnya adalah 1

  • Operator Pembanding (Relasi)
Digunakan untuk membandingkan dua buah operan. Operan yang dikenal operator ini dapat bertipe string, numeric, maupun ekspresi lain. Hasil perbandinga berupa keadan true dan false

Operasi
Keterangan
==
Sama dengan
!=
Tidak sama dengan
>
Lebih besar
>=
Lebih besar atau sama dengan
<
Lebih kecil
<=
Lebih kecil atau sama dengan
  • Operator Pemberi Nilai (Assignment)
Digunakan untuk memberikan nilai operan yang terletak di sebelah kanan ke operan di sebelah kiri dan disimbolkan dengan tanda '='

Operasi
Keterangan
Contoh
+=
Ditambah dengan
x+=y
-=
Dikurangi dengan
x-=y
*=
Dikali dengan
x*=y
/=
Dibagi dengan
x/=y
%=
Modulus dengan
x%=y
&=
Bit AND dengan
x&y
|=
Bit OR
x|=y
  • Operator Bitwise
Digunakan untuk melakukan pemanipulasian data dalam bentuk bit(bilangan biner). Seluruh operator bit hanya dapat digunakan pada operan bertipe integer atau karakter.

Operasi
Keterangan
&
Bit AND
^
Bit XOR
|
Bit OR
~
Bit NOT
>>
Geser ke kanan
<<
Geser ke kiri
  • Operator Logika
Digunakan untuk menghubungkan ungkapan pembanding (relasi). Operator logika membandingkan operan-operannya dan mengembalikan nilai logik yang nilainya bergantung pada hasil perbandingan tersebut.

Operasi
Keterangan
&&
Logika AND
||
Logika OR
!
Logika NOT

Bentuk pemakaian operator && dan || adalah
ekspresi X operator ekspresi Y
Baik ekspresi X atau ekspresi Y dapat berupa ungkapan pembanding ataupun logika.
Contoh:
(angka>20)&&(angka<=70)
Jika angka lebih besar dari 20 (maka bernilai true) dan angka lebih kecil atau sama dengan 70(maka bernilai true), hasil peerbandingan adalah true, kasus sebenarnya misalkan angkanya adalah 65
(pilihan == 'X')||(pilihan=='x')
Jika pilihan adalah "X" atauh "x", hasil perbandingan adalah true.

!(murid>8)
Jika jumlah murid > 8 (maka bernilai true), hasil perbandingan adalah false, dan sebaliknya

  • Operator String
Digunakan untuk memanipulasi nilai-nilai string. Operator yang dapat digunakan dalam operasi string adalah operator "+" yang berfungsi untuk menggabungkan beberapa string. Operator pemberian nilai (Assignment) juga berfungsi untuk menggabungkan beberapa string, dan operator pembanding (relasi)
contoh:
"Nama saya " + "Muhamad Farhan", maka nilai string yang dihasilkan adalah "Nama saya Muhamad Farhan"
var nama = "Muhamad Farhan" ;

  • Operator dalam Eksekusi
Dalam pemakaian operator, dalam mengeksekusi JavaScript memperhatikan prioritas operator sehingga seorang programmer harus mengekspresikan dengan tepat operator yang digunakan. Urutan eksekusi dapt diubah dengan memberikan tanda "(" pada awal dan tanda ")" pada akhir.
Contoh
a = x+y/z, maka jika x=8, y=6 dan z=2 hasilnya a=11, padalah jika mengacu pada formula diatas, seharusnya nila a=7. Hal ini terjadi karena tanda "/" mempunyai prioritas lebih tinggi dibandingkan dengan tanda +, untuk mengatasi masalah tersebut maka ekspresi harus diubah dengan mengubah prioritas operator dengan menambahkan tanda kurung sehingga menjadi
a=(x+y)/z ;